Panggung Sandiwara
dengan suara dahsyat MY INSPIRATION LADY ROCKER TANTRI SYAILINDRI (TANTRI KOTAK)

suaranya, ekspresinya, gayanya, semuanya membuat saya terhipnotis ketika saya melihatnya.  style nya yg biasa namun menakjubkan.  tetapi yang terpenting SUARANYA!  her voice is AMAZING!!

TANTRI KOTAK MY INSPIRATION LADY ROCKER \m/


miss him so badly :'(

udah 2 minggu ga ketemu kamu, 2 minggu yang berasa kaya' 2 taun *heuu... bener-bener kangen sama kamuu, tapi sayangnya kamu ga bisa pulang dulu sebelum KKN nya kamu selesai. ini hati udah ga tahan lagi buat ketemu, ga bisa pisah lama-lama... well, tapi harus sabar sih yaa, itu kan juga buat masa depan kitaa. kalo kamu udah selesai KKN, trus lulus kuliah, abis tuh kerja deh..
terakhir ketemu itu yaa pas tanggal 6 Februari itu tuh, sebelum kamunya berangkat kamunya kerumah pamit dulu.. heuheu ga tega banget pisaaaah :'(


okelah, aku harus sabar yaa. ga boleh sedih, harus sabar. kalo KKN nya udah kelar, pasti dia pulang. well, I WILL BE RIGHT HERE WAITING FOR YOU, MY TOM :*



Oceans apart day after day and I slowly go insane
I hear your voice on the line but it doesn't stop the pain
If I see you next to never how can we say forever

* Wherever you go whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes or how my heart breaks  
I will be right here waiting for you

I took for granted, all the times that I though would last somehow
I hear the laughter, I taste the tears but I can't get near you now
Oh, can't you see it baby you've got me goin' crazy


I wonder how we can survive this romance
But in the end if I'm with you I'll take the chance
Oh, can't you see it baby you've got me goin' crazy <3 <3 <3

lega....

akhirnya UAS pun selesai. semoga dengan jerih payah saya untuk belajar semalam suntuk mendapatkan hasil yang memuaskan bagi saya. amiiin
dan saatnya untuk meregangkan syaraf otak yang sudah terlalu tegang selama 2 bulan belakangan inii..

well, sekian dulu. it's time to get a Holiday. and see you blogger and also Politeknik Negeri Sriwijaya *smooch

hatiku terenyuh membaca ini

Pesan untuk Para Suami (Sandal Jepit Isteriku)

Rasulullah Muhammad SAW telah berkata: “Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya.”

Seorangayah.wp.com, Catatan bagus untuk penganten baru, calon ayah atau siapa saja yang berperan sebagai suami.
—–

Selera makanku mendadak punah. Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi   kepala ini. Duh, betapa tidak gemas, dalam keadaan lapar memuncak seperti ini, makanan yang tersedia tak ada yang memuaskan lidah. Sayur sop rasanya manis bak kolak pisang, sedang perkedelnya asin tak ketulungan.
“Bunda… Bunda, kapan kamu dapat memasak dengan benar? Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan
emosi untuk tak menggerutu.
“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Katanya mau kayak Rasul? Ucap isteriku kalem.
“Iya. Tapi Abi kan manusia biasa. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.
Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.
***
Sepekan sudah aku ke luar kota. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Namun apa yang terjadi? Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! berember-ember. Ditambah lagi aroma bau busuknya yang menyengat, karena berhari-hari direndam
dengan deterjen tapi tak juga dicuci. Melihat keadaan seperti ini aku cuma bisa beristigfar sambil mengurut dada.
“Bunda… Bunda, bagaimana Abi tak selalu kesal kalau keadaan terus menerus begini?” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepala. “Bunda… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”
Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. “Ah… wanita gampang sekali untuk menangis,” batinku. “Sudah
diam Mi, tak boleh cengeng. Katanya mau jadi isteri shalihah? Isteri shalihah itu tidak cengeng,” bujukku hati-hati setelah melihat air matanya menganak sungai.
“Gimana nggak nangis! Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Rumah ini berantakan karena memang Bunda tak bisa mengerjakan apa-apa. Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Bunda kan muntah-muntah terus, ini badan rasanya tak bertenaga sama sekali,” ucap isteriku diselingi isak tangis. “Abi nggak ngerasain sih bagaimana maboknya orang yang hamil muda…” Ucap isteriku lagi, sementara air matanya kulihat tetap merebak.
Hamil muda?!?!
***
Bi…, siang nanti antar Bunda ngaji ya…?” pinta isteriku.
“Aduh, Mi… Abi kan sibuk sekali hari ini. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku.
“Ya sudah, kalau Abi sibuk, Bunda naik bis umum saja, mudah-mudahan nggak pingsan di jalan,” jawab isteriku.
“Lho, kok bilang gitu…?” selaku.
“Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Bunda gampang pusing kalau mencium bau bensin. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat. Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi.
“Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan.
Pertemuan hari ini ternyata diundur pekan depan. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi
rindu padanya. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai.
Kuperhatikan sepatu yang berjumlah delapan pasang itu satu persatu. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal.”Wanita, memang suka yang indah-indah, sampai bentuk sepatu pun lucu-lucu,” aku membathin. Mataku tiba-tiba terantuk pandang pada sebuah sendal jepit yang diapit sepasang sepatu indah.
Dug! Hati ini menjadi luruh.
“Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Lalu segera kuambil sandal jepit kumal yang tertindih sepatu indah itu. Tes! Air mataku jatuh tanpa terasa. Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Sampai-sampai kemana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Sementara teman-temannnya bersepatu bagus.
“Maafkan aku Maryam,” pinta hatiku.
“Krek…,” suara pintu terdengar dibuka. Aku terlonjak, lantas menyelinap ke tembok samping. Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab Bundanya. Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Aku menghitung sudah delapan orang keluar dari rumah itu, tapi isteriku belum juga keluar. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. “Ini dia mujahidahku!” pekik hatiku.
Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Diam-diam hatiku kembali dirayapi perasaan berdosa karena selama ini kurang memperhatikan isteri.
Ya, aku baru sadar, bahwa semenjak menikah belum pernah membelikan sepotong baju pun untuknya. Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Selama ini aku terlalu sibuk mengurus orang lain, sedang isteriku tak pernah kuurusi. Padahal Rasul telah berkata: “Yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap keluarganya.”
Sedang aku? Ah, kenapa pula aku lupa bahwa Allah menyuruh para suami agar menggauli isterinya dengan baik. Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya.
Aku benar-benar merasa menjadi suami terzalim!
“Maryam…!” panggilku, ketika tubuh berabaya gelap itu melintas. Tubuh itu lantas berbalik ke arahku, pandangan matanya menunjukkan ketidakpercayaan atas kehadiranku di tempat ini. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum.
Senyum bahagia.
“Abi…!” bisiknya pelan dan girang. Sungguh, aku baru melihat isteriku segirang ini.
“Ah, kenapa tidak dari dulu kulakukan menjemput isteri?” sesal hatiku.
***
Esoknya aku membeli sepasang sepatu untuk isteriku. Ketika tahu hal itu, senyum bahagia kembali mengembang dari bibirnya. “Alhamdulillah, jazakallahu…,”ucapnya
dengan suara tulus.
Ah, Maryam, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud dan ‘iffah
sepertimu? Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku?

———-

Shalihah (panggilanku kepada istriku), do’akan saya agar jadi suami sholeh dunia dan akhirat ya serta jadi ayah yang terbaik bagi anak-anaknya.

Insya Allah, saya akan siapkan HADIAH ISTIMEWA untuk bunda…

akhirnya "dreams come true part I"

well, baru sempet nulis lagi nih, semestinya sih kemaren malem yaa akunya mau nulis, tapi badan udah capek mampus jadi langsung ke pulau kapuk aja deh.

okay here we go,
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
akhirnyaaa, tanggal 28-29 januari 2011 keinginan aku ada satu yg kecapai.. yaituu ketemu band favorit aku KOTAK BAND! especially lady rockernyaa tantri kotak.
jadi giniiii...

First Day (28 Januari 2011)
-------------------------
1. aku dan kerabat yang laen ngumpul dulu nih di basecamp, di pelataran KIF Park. rencananya mau barengan aja ke bandara
2. udah kumpul semua, langsung deh kita cabut ke bandara buat jemput Kotak
3. udah sampe di bandara,---> (aku speechless saking bahagianya liat tantri) huaaaa.. stelah nunggu sekitar dua jam di bandara, akhirnya keliatan juga mukanya tantri,
 chua,
 dan mang cella. posan kemana niih *clingakclinguk cari bang posan* ternyata bang posan datengnya besok..
ya udah, gpp yang penting udah ngeliat tantri.. next---> say hi nih sama mereka dan kru nyaa, *sumpah demi apapun, aku bener2 degdegan
4. abis say hi sama kotak, mereka langsung cabut ke hotel (novotel hotel) dan kita nuntun deh dari belakang
5. nyampe deh di hotel (aku sama yg laen naek mobil, yg laen kasian bgt pada naek motor, keujanan)
langsung masuk lobbi. di lobbi udah ada kerabat yg laen sama mang cella
6. ada cerita yg ga bisa diceritain nih pas di lobbi (gpp yaa)
7. udah dari lobbi, kita pada keluar hotel.. bosen didalem, kita bediri di luar..
8. ternyata, ga lama kita bediri diluar, ka tantri dateeeeeeeng!!! huaaa speechless lagi akuu
9. ka tantri bilang "eh, kok pada bediri di luar nih? mau foto2 ga"
10. waaaaa, aku langsuuung ngibriit ngejer ka tantrii, mau foto sama diaa..
11. dan akhirnyaa dapet jugaaaa! aseeeeeeek
nih hasilnya, foto di hari pertama

Second day (29 Januari 2011)
-----------------------------------
1. hari kedua ini hari meet and greet sama kotak. jadi pas di meet and greet inilah kita dapet kesempatan ngobrol dan foto-foto sama personel kotak. jadii, jam 11.00 wib, aku udah nongkrong di hotel sama adek aku dan kerabat laen (aku dianter pacar ke hotel)
2. udah dua jam kita nunggu di depan club hotel, kotaknya blum dateng2 jugaa.. (padahal pacar masih nungguin di mobil, udah sekitar dua jam,kasian bgt)
3. kita (kerabat kotak) udah pada sibuk dan ga sabaran niih pengen ketemu dan foto-foto
4. setelah nunggu sekitar 3 jam, akhirnyaaa.. muncullah semua personel kotak beserta managernya (mas erie)
5. huaaaa speechless lagi kan akunya :p
6. pas mereka baru dateng, kita udah siapin tart buat ngerayain ultahnya bang posan.. langsung deh nyanyi happy b'day buat bang posan. nih fotonyaa sama adek aku

7. next, langsung pemotretan dadakan session.. aseeeek
nih hasilnyaa
1. bareng chua


2. bareng mang cella


3.bareng tantri



4. bareng bang posan

5. bareng mas erie (manager kotak)

well, akhirnya punya juga dokumentasi bareng kotak + mas erie juga...
alhamdulillah...

udah yaa, sekian dulu.. ntar aku nulis lagi :D

about Nurul AB

Foto saya
Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
I love music that make a spirit for my soul :)

Blog Archive